125 Kendaraan Hias Meriahkan Pawai Tahun Baru Islam di Cilangkap
![]() |
| Pawai Tahun Baru Islam di DKI Jakarta |
Pawai bertema "Generasi Berakhlak, Bersosial Media dengan Bijak dan Menjaga Perdamaian dengan Kompak" itu dilepas langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, bersama Pendiri Pondok Pesantren Al Hamid, KH Lukman Hakim Hamid.
Ratusan peserta yang terdiri dari santri putra dan putri, pengasuh pondok pesantren, wali santri, warga sekitar hingga majelis taklim di Kecamatan Cipayung tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Sepanjang perjalanan, lantunan selawat terdengar mengiringi iring-iringan kendaraan yang telah dihias dengan berbagai kreasi bernuansa Islami.
Beragam kendaraan tampil menarik dengan dekorasi yang unik, mulai dari replika musala dan masjid, pesawat tempur, kendaraan taktis, hingga kendaraan yang dihiasi aneka jajanan anak-anak.
Rute pawai melintasi Jalan Raya Munjul, Jalan Cilangkap Baru, Jalan Raya Cilangkap, Jalan Raya Malaka, serta sejumlah ruas jalan lainnya di wilayah Kecamatan Cipayung.
Untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan, peserta mendapatkan pengawalan dari petugas Kepolisian, Satpol PP, dan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur.
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengapresiasi pelaksanaan pawai kendaraan hias yang dinilainya mampu menghadirkan suasana religius sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pawai kendaraan hias ini karena menghadirkan suasana religius sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Munjirin, kegiatan tersebut turut menggerakkan perekonomian masyarakat karena memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan serta menjual produknya.
Ia menilai perayaan Tahun Baru Islam yang dikemas secara kreatif juga menjadi sarana edukasi dan pengalaman berharga bagi para santri maupun anak-anak di lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Pendiri Pondok Pesantren Al Hamid, KH Lukman Hakim Hamid, mengatakan pawai kendaraan hias telah menjadi tradisi tahunan dalam menyambut Tahun Baru Islam.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi media syiar Islam, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara santri, wali santri, pengasuh pondok pesantren, masyarakat, serta unsur pemerintah.
“Hari ini ada sekitar 125 kendaraan roda empat hias yang mengikuti pawai. Jumlah itu belum termasuk sepeda motor yang turut mengiringi rombongan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat baru bagi para santri dan masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah,” ungkapnya.
Lukman menambahkan, panitia juga menyiapkan hadiah berupa uang tunai dan perabot rumah tangga bagi peserta dengan dekorasi kendaraan paling menarik dan kreatif.
Selain itu, berbagai doorprize turut disediakan untuk menambah semarak kegiatan yang telah menjadi agenda rutin masyarakat setempat tersebut.
Kemeriahan pawai kendaraan hias ini menjadi gambaran tingginya antusiasme warga dalam menyambut Tahun Baru Islam sekaligus memperkuat nilai religius, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Jakarta Timur.


